top of page

SEPEDA TEMAN: Jaka Prasetya dan Cinelli Zydeco

Introduction: Rihan Rachman, Words & Picture: Jaka Prasetya


Mari Kita kenalan sama Mas Jaka, "the guy" dibelakang Routine Coffee & Eatery di bilangan Bintaro dan Panglima Polim, dan tentu saja sepedanya Cinelli Zydeco, salah satu dari sedikit Zydeco yang berkeliaran di jalanan Indonesia.


Perkenalan sama Mas Jaka secara tidak sengaja karena rajin "brunch" di Routine Bintaro, dan selalu terkesima dengan pendekatan Routine terhadap makanan, lingkungan dan pengunjungnya. Routine itu termasuk salah satu yang paling awal yang menyediakan sedotan alloy sebagai pengganti sedotan plastik sejak beberapa tahun yang lalu dan satu dari sedikit yang menyediakan area yang ramah anak.


Makin suka sama Routine setelah tahu Routine sangat cyclist friendly (tidak cuma sama Brompton : ) dan tahu kalau Mas Jaka juga adalah penghobi sepeda dari lama.


Ini adalah sedikit cerita tentang Mas Jaka dan Zydeco-nya, in his own words:






Saya lahir dan besar di Jakarta dan bertempat tinggal di Tangerang Selatan sejak1996.

Keseharian bekerja sebagai pegawai bank swasta dan diwaktu senggang dipakai untuk main dengan anak, bersepeda sama teman dan kadang menjalankan hobby yg lain.

Sebetulnya sejak kecil kebanyakan dari kita sudah senang naik sepeda, termasuk saya juga. Dan waktu SMA dikarenakan jarak dari rumah ke sekolah itu dekat (dan belum di kasih naik motor XD) transportasi yang saya pakai ya sepeda, lumayan sekitar 2 tahunan ke sekolah naik sepeda.

Baru di tahun 2008-2009 diawal-awal kerja kantoran akhirnya punya sepeda lagi, kebetulan saat itu jenisnya fixed gear, cocok buat urban setting. Lumayan sering dan rutin juga ke kantor pake sepeda (bike to work) rute bintaro - kuningan ! Seru kalo ingat saat itu, berangkat pagi dari rumah menghindari panas dan traffic, sampai kantor mandi langsung kerja!

Saat itu juga memang scene fixed gear di indonesia lagi rame-rame nya, mungkin kayak tahun 2020 ini banyak orang mulai bersepeda, which is great!


Sempat coba-coba untuk ganti frame, dari steel ke alloy dan akhirnya kembali ke steel lagi hahaha...!


Tentang Zydeco

Sejujurnya berawal dari rasa penasaran pertama kalo melihat langsung Cinelli Zydeco ini sih. Cerita sedikit sebelum Zydeco ini, saya pakai Surly Straggler dan saat itu sudah merasa sangat puas. Feel riding nya enak, sizing nya pas, nyaman, dan mungkin salah satu sepeda yg terenak yang pernah saya punya. Sampai akhirnya ketemu temen lama dan pas riding bareng dia pakai Zydeco ini.

Ini love at first sight mungkin ya =) yg pasti secara visual saya sudah naksir banget, warna, bentuk frame, overall menarik sekali. Sampai akhirnya coba untuk riset kecil-kecilan, baca review, dll. Sempet pinjam ke temen saya (pas banget timingnya saat itu dia ke luar negeri, jadi sepedanya saya bilang "titipin ke gue aja"). Sampai akhirnya memberanikan diri untuk menawar.

Gayung bersambut, nego, akhirnya salaman !

Riding feel Zydeco ini berbeda dibanding Surly Straggler sebelumnya, mungkin karena Zydeco ini alloy. Perlu adaptasi sementara waktu, sampai setup trakhir ini menurut saya sudah paling ideal dan nyaman. Karakter steel vs alloy pasti berbeda dengan plus minusnya masing - masing, tapi yang penting buat saya bisa enjoy riding nya.

Kebanyakan komponen adalah pindahan dari Surly Straggler ke Zydeco (irit, praktis, istri senang!), kecuali kaliper disc karena mountingnya beda.


Bersepeda buat saya adalah jawaban atas berbagai olahraga (dan mungkin hobby) yang pernah saya coba sebelumnya. Ini yang saya rasa paling cocok sebagai sarana saya olahraga. memang salah satu tujuan utama saya bersepeda ya untuk olahraga.Terasa enjoy, fun, dan nikmat saat bersepeda even cuma di wilayah sekitar tempat tinggal. ibarat kayak anak kecil main dengan mainannya hahaha...


Sesungguhnya masih banyak yang saya mau explore lagi untuk bersepeda, seperti tujuan riding, target pribadi dll. I really really want to FORCE myself to ride every day!


Cinelli Zydeco Build Kit

  • Frameset / Fork : 2019 Cinelli Zydeco

  • Wheelsets: H Plus Son "Archetype" 32H, White Industries CLD dan Panaracer Gravelking SK 700 x 38c

  • Groupset: SRAM Rival 1x Hydro with Sakra Chainring 42T

  • Cockpit: Salsa Cycles "Cowbell" + Burgh "X" Stealth Bartape + Stem Easton 90

  • Saddle: Easton Seatpost + Fabric saddle

  • Pedal: Look X-track Gravel Edition




553 views0 comments
bottom of page